Wuxi  Hengwang  Zhaoye  Mesin  Bersama,  Ltd.

Bagaimana cara menilai apakah pelat tamping Road Roller sudah sangat aus?

Sep 13, 2024

1. Pemeriksaan penampilan
1. Kerataan permukaan:
Amati dengan saksama kerataan permukaan pelat tamping. Jika pelat tamping terlihat tidak rata, terutama pada area yang luas, berarti keausannya serius.
Misalnya, permukaan pelat pemadat, yang seharusnya relatif halus, memiliki lubang atau tonjolan yang dalam, yang akan sangat mempengaruhi efek pemadatan, yang menunjukkan tingkat keausan yang serius.
2. Keausan tepi:
Periksa tepi pelat pemadat. Jika tepinya menjadi sangat halus, atau bahkan ada celah atau patah, berarti keausannya serius.
Dalam keadaan normal, tepi pelat pemadat harus tajam dan dapat memadatkan area tepi secara efektif. Jika tepinya aus parah, pemadatan tidak akan maksimal dan memengaruhi kualitas proyek.
3. Perubahan warna:
Setelah penggunaan jangka panjang, warna pelat tamping yang sangat aus dapat berubah secara signifikan. Misalnya, karena suhu tinggi dan keausan yang disebabkan oleh gesekan dengan tanah, permukaan pelat tamping dapat berubah warna, menjadi hitam, dll.
Jika warna pelat tamping ditemukan sangat berbeda dari pelat tamping yang baru, dan menunjukkan warna yang tidak normal, ini mungkin berarti keausannya serius.
2. Perbandingan pengukuran
1. Pengukuran ketebalan:
Gunakan jangka sorong atau alat ukur lainnya untuk mengukur ketebalan pelat tamping. Bandingkan hasil pengukuran dengan ketebalan pelat tamping semula. Jika ketebalan berkurang lebih dari persentase tertentu, berarti keausannya serius.
Misalnya, untuk model pelat tamping tertentu, ketebalan aslinya adalah 50 mm. Setelah beberapa waktu penggunaan, ketebalan yang diukur adalah 40 mm, dan ketebalannya berkurang 20%. Dalam hal ini, dapat dinilai bahwa keausannya lebih serius.
2. Perubahan dimensi:
Ukurlah panjang, lebar, dan dimensi lain dari pelat pemadat. Jika ukurannya berubah secara signifikan, hal itu mungkin disebabkan oleh deformasi pelat pemadat yang disebabkan oleh keausan.
Misalnya, pelat pemadat persegi panjang asli mungkin bentuknya akan menjadi tidak beraturan dan ukurannya akan berkurang setelah pemakaian yang parah.
3. Penilaian efek kerja
1. Efek pemadatan:
Saat menggunakan Road Roller untuk pemadatan, amati efek tanah setelah pemadatan. Jika ditemukan bahwa tingkat pemadatan berkurang secara signifikan, dan tanah gembur dan tidak rata, hal itu mungkin disebabkan oleh keausan parah pada pelat pemadat.
Misalnya, tanah dapat dipadatkan hingga kepadatan yang dibutuhkan dengan mudah menggunakan Road Roller sebelumnya, tetapi sekarang meskipun telah dipadatkan beberapa kali, tanah tetap tidak dapat memenuhi persyaratan, yang mengindikasikan bahwa kemampuan pemadatan pelat pemadat telah menurun, yang mungkin disebabkan oleh keausan yang parah.
2. Efisiensi kerja:
Perhatikan efisiensi kerja Road Roller. Jika waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pemadatan di area yang sama dalam kondisi kerja yang sama meningkat secara signifikan, itu berarti kinerja pelat pemadat telah menurun, yang mungkin disebabkan oleh keausan yang parah.
Misalnya, sebelumnya tanah seluas 100 meter persegi dapat dipadatkan dalam waktu satu jam, tetapi sekarang hanya 50 meter persegi yang dapat dipadatkan dalam waktu yang sama, yang mengindikasikan bahwa pelat pemadat mungkin mengalami masalah keausan yang serius.
IV. Perubahan suara dan getaran
1. Kebisingan abnormal:
Bila pelat pemadat sangat aus, Road Roller dapat menghasilkan suara yang tidak normal selama pengoperasian. Suara ini biasanya lebih keras dan lebih menusuk daripada suara selama pengoperasian normal.
Misalnya, mendengar bunyi-bunyian yang tidak lazim seperti gesekan dan benturan keras mungkin disebabkan oleh adanya masalah pada koordinasi pelat tamping dengan bagian-bagian lain setelah aus, atau kebisingan yang disebabkan oleh buruknya kontak antara pelat tamping yang aus dengan tanah.
2. Perubahan getaran:
Rasakan getaran Road Roller saat sedang bekerja. Jika getaran meningkat secara signifikan, mungkin pelat pemadat sudah sangat aus, yang menyebabkan keseimbangannya rusak.
Dalam keadaan normal, Road Roller akan merasakan getaran tertentu ketika bekerja, namun apabila getarannya menjadi sangat hebat bahkan sulit dikendalikan oleh operator, berarti pelat pemadat mungkin sudah sangat aus, sehingga mempengaruhi kestabilan alat.

goTop